4 Perkebunan ajukan kredit Rp3 triliun

 

JAKARTA: Sedikitnya 14 perusahaan perkebunan kelapa awit telah mengajukan kredit kepada PT Bank Rakyat nesia Tbk sebesar Rp2 triliun -Rp3 triliun. Bank pemerintah itu mensyaratkan 50% lahan milik petani plasma

Dirut BRI Sofyan Basir, taan yang dimaksud merupa- lain utama pada industri perkebunan kelapa sawit dan tengah ia menambah lahannya di Kalimantan , perusahaan merupakan nasabah Mereka memiliki luas lahan cukup besar. Ada yang 30.000 ," kata Sofyan di Jakarta,

Menuirut dia, BRI sebenamya cukup lama membiayai sektor unan khususnya para prorude palm oil (CPO). Total out- g sektor perkebunan kredit lilik pemerintah itu kini mencapai Rp6 triliun.

Sofyan menambahkan besarnya permintaan kredit tersebut keniung- kinan akan terus bertambah dalam beberapa pekan ke depan. Rencana- nya, kata dia, BRI akan mengucurkan kredit kepada perusahaan-perusaha- an yang dianggap layak tahun ini juga.

Hanya saja, kata dia, bank tersebut akan mensyaratkan 50% lahan per­ usahaan yang memperoleh kredit merupakan milik petani plasma. "Itu merupakan konsep yang kami aju­ kan, dengan begitu akan lebih ba-nyak petani yang terlibat dan tidak sekadar bekerja sebagai buruh perkebunan."

Menurut dia Indonesia memiliki potensi yang besar baik dari sisi keter-sediaan tenaga kerja maupun lahan garapan.

" Para perusahaan ini bisa meman-faatkan para bekas TKI di Malaysia untuk menggarap lahan. Apalagi banyak pemerintah daerah bersedia memberi lahan kepada mereka."

Sementara untuk skema pembiaya- an, kata dia, saat ini BRI hanya akan berhubungan dengan perusahaan per­ kebunan sebagai inti "Inti akan meng-koordinasi dan memperoleh/ee penge- lolaan. Pemerintah juga berkomitmen memberi subsidi bunga kepada bank pelaksana sebesar 5%-6%."

Bunga subsidi

Sebelumnya Sofyan telah menya-takan komitmen dukungan BRI ter- hadap sektor pertanian dan- perke­ bunan dengan menyiapkan skema kredit pembiayaan dengan suku bu­ nga bersubsidi. BRI hendak memban- tu pemerintah dalam mengembang- kan kredit pertanian agar sektor ini kembali memiliki peranan signifikan terhadap perekonomian nasional.

Menurut dia, skema kredit pertani­ an dengan suku bunga yang memper­ oleh subsidi pemerintah tersebut te­ lah dibahas bersama Departemen Pertanian untuk mendukung usaha perkebunan oleh petani.

Saat ini pembiayaan sektor pertani­ an dan perkebunan sudah berjalan mulai dari industri hulu hingga hilir. Selain membiayai perkebunan kelapa sawit mulai dari pengadaan kebun hingga pabrik kelapa sawit, bank ini juga membidik sektor pertanian seperti be ras, dan tebu untuk mendukung pa- sokan gula ke dalam negeri.

BRI merupakan bank dengan aset terbesar keempat di Indonesia. Hing­ ga Agustus tahun ini, bank tersebut telah menyalurkan kredit tak kurang dari Rp85 triliun yang sebagian besar dialokasikan untuk usaha mikro kecil dan menengah.

BRI juga aktif melakukan pende- katan pada pengusaha di berbagai daerah, dan menjajaki kemungkinan kerja sama dengan pemerintah daerah setempat. "Saat ini lahan-lahan di Sumatra dan Kalimantan yang kami jajaki." (hery.trianto@bisnis.co.id)

Tanggal Tayang : 19-10-2006
Sumber : Bisnis Indonesia

 
                     
 
   
Copyright@2006. PT. Kreatif Energi Indonesia