Biodiesel
   
   
   
   
   
   
 
Bagi yang ingin
bertanya apapun
tentang Bioenergi
silahkan klik
live chat kami,
customer support
kami akan
membantu anda


Live chat by Boldchat
Live chat by Boldchat
 
   
 

Counter Stats
   
   
   
   
   
   
 
Beberapa bulan terakhir ini, hampir semua pihak yang memiliki kesempatan berkeinginan mengembangkan tanaman jarak pagar (JP) dengan alasan dan semangat yang bermacam-macam. Dari sisi per-mintaan, ada yang benar-benar berkeinginan untuk menanam dan nantinya akan dijual atau diman-faatkan sendiri, ada pula yang ingin menanam bahkan dengan skala luas, entah nantinya untuk apa hasil panennya, pokoknya tanam dulu.
Tanggal Tayang : 16-6-2006
Sumber : Infotek Jarak Pagar Volume 1, Nomor 1, Januari 2006

  ===============================================================
Prosedur Memasukkan Benih dari Luar
 
Untuk memasukkan (impor) benih dari luar diatur oleh Kepmentan No. 1017/Kpts/TP.120/12/1998, tentang Izin Produksi Benih Bina, Izin Pemasukan Benih dan Pengeluaran Benih Bina. Izin pemasukan benih untuk keentingan penelitian diberikan oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian; permohonan izin secara tertulis kepada pejabat tersebut di atas diajukan melalui Badan Benih Nasional.
Tanggal Tayang : 16-6-2006
Sumber : Infotek Jarak Pagar Volume 1, Nomor 1, Januari 2006
  ===============================================================
Kenapa Harus Jarak Pagar
 
Umumnya, tanaman jarak yang banyak dikenal masyarakat adalah jarak kepyar (Ricinus communis) yang sudah lama dibudidayakan secara komersial sebagai bahan baku minyak castrol, farmasi, dan kosmetika(Gambar 1). Sedangkan jarak pagar (Jatropha curcas L) lebih dikenal oleh masyarakat sebagai tanaman obat, walaupun di zaman penjajahan Jepang pernah dikembangkan untuk bahan bakar pesawat terbang dan minyak lampu.(Gambar 2)
Tanggal Tayang : 16-6-2006
Sumber : Infotek Jarak Pagar Volume 1, Nomor 1, Januari 2006

  ===============================================================
Euforia Jarak Pagar Seharusnya Mengikuti Kaedah Budidaya
 
Demam jarak pagar (Jatropha curcas L) membuat orang mengembangkannya tanpa mengindahkan kaedah-kaedah budidaya; terutama dalam penggunaan bahan tanaman (benih). Jarak pagar adalah tanaman tahunan yang berumur panjang, sampai 50 tahun, sehingga penggunaan bahan tanaman yang salah akan berakibat fatal dikemudian hari.
Tanggal Tayang : 16-6-2006
Sumber : Infotek Jarak Pagar Volume 1, Nomor 1, Januari 2006
  ===============================================================
Setek Jarak Pagar
 
Jarak pagar dapat diperbanyak secara vegetatif dan generatif. Perbanyakan vegetatif dapat berasal dari setek cabang maupun setek pucuk. Penggunaan setek cabang sebagai bahan tanaman perlu memperhatikan diameter, umur yang dicirikan dengan berkayu dan belum berkayu dan panjang setek.
Tanggal Tayang : 16-6-2006
Sumber : Infotek Jarak Pagar Volume 1, Nomor 1, Januari 2006

  ===============================================================
Hama Jarak Pagar
 
Jarak pagar (Jatropha curcas L) dikenal sebagai tanaman yang beracun dan mempunyai sifat-sifat sebagai insektisida, tetapi beberapa hama dan penyakit dilaporkan telah menyerang tanaman ini dan menimbulkan kerusakan ekonomis pada perkebunan jarak.
Tanggal Tayang : 16-6-2006
Sumber : Infotek Jarak Pagar Volume 1, Nomor 1, Januari 2006

  ===============================================================
Anda bertanya ? Kami menjawab !
 

1.Produksi tanaman jarak pagar dipengaruhi oleh jumlah cabang yang terbentuk pada setiap tanaman dan jumlah buah per tandan, sehingga salah satu teknik budidaya yang harus dilakukan adalah pemangkasan tanaman dalam rangka memperbanyak cabang untuk memperoleh produksi yang optimal.
Tanggal Tayang : 16-6-2006
Sumber : Infotek Jarak Pagar Volume 1, Nomor 1, Januari 2006

  ===============================================================
Perlukah Jarak Pagar Dipupuk
 

Sejak “demam” bertanam jarak melanda negeri kita tahun lalu, banyak informasi tentang tanaman ini yang menyesatkan atau setidak-tidaknya diterima pembaca dengan persepsi yang keliru. Hal Ini sangat wajar, karena banyak orang atau pihak yang mendadak sontak menjadi “akhli” jarak pagar, lalu memanfaatkan situasi demam ini untuk kepentingan sesaat. Salah satu pernyataan yang sering kita dengar adalah “tanaman jarak pagar cocok atau sesuai untuk lahan marginal”. Pernyataan ini tidak lengkap atau tanpa penjelasan, sehingga dapat menimbulkan persepsi keliru. Konsepsi lahan marjinal berkaitan dengan beberapa kendala berproduksi tanaman, misalnya miskin hara, solum tipis, tanah berbatu, kekeringan, dan lain-lain, istilah awamnya “tanah kurus”.
Tanggal Tayang : 22-6-2006
Sumber : Infotek Jarak Pagar Volume 1, Nomor 3, Maret 2006

  ===============================================================
Potensi Ampas Biji Jarak Pagar sebagai Pupuk Organik
 

Pada umumnya tanah-tanah kita yang terletak di daerah tropis dengan curah hujan dan temperatur yang tinggi menyebabkan kadar bahan organik tanah yang rendah sebagai akibat pelapukannya yang cepat. Pengembalian sebagian bahan organik ke tanah sangat penting artinya, karena banyak penelitian membuktikan bahwa tanpa pemberian pupuk kandang atau daur ulang sisa-sisa tanaman secara teratur, kita tidak akan dapat menjaga dan mempertahankan produktivitas tanah.
Tanggal Tayang : 22-6-2006
Sumber : Infotek Jarak Pagar Volume 1, Nomor 3, Maret 2006

  ===============================================================
Monitoring Hama Jarak Pagar
 
Walaupun tanaman jarak pagar dikenal sebagai tanaman yang beracun dan mempunyai sifat-sifat sebagai pestisidal, tetapi beberapa hama dan penyakit dilaporkan telah menyerang tanaman ini dan menimbulkan kerusakan ekonomis pada perkebunan jarak. Laporan tersebut sebagai peringatan yang perlu menjadi perhatian kita, sebelum hal tersebut menimpa perkebunan jarak pagar yang sedang kita kembangkan.
Tanggal Tayang : 22-6-2006
Sumber : Infotek Jarak Pagar Volume 1, Nomor 3, Maret 2006
   
 
Ke Menu utama Biodiesel
 
 
   
Copyright@2006. PT. Kreatif Energi Indonesia