Biodiesel
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
 
Hama Jarak Pagar

Jarak pagar (Jatropha curcas L) dikenal sebagai tanaman yang beracun dan mempunyai sifat-sifat sebagai insektisida, tetapi beberapa hama dan penyakit dilaporkan telah menyerang tanaman ini dan menimbulkan kerusakan ekonomis pada perkebunan jarak.

Salah satu serangga yang merupakan hama yang umum ditemukan oleh peneliti Puslitbang Perkebunan pada perta-naman jarak pagar di Indonesia adalah kepik lembing (Chrysochoris javanus Westw), termasuk ordo Hemiptera, famili Pentatomidae, genus Chrysochoris.

Ciri-ciri: Panjang badan sekitar 20 mm. Antena tiga ruas lebih panjang dari kepala, mempunyai bentuk perisai yang khas. Scutellum berkembang dengan baik. Tubuhnya berwarna jingga kemerahan dan terdapat garis-garis hitam yang jelas. Metamorfosa sederhana telur-nimfa-serangga dewasa. Siklus hidup berkisar 60-80 hari. Stadia nimfa dan kepik dewasa gerakannya lambat.

C. javanus menyerang jarak pagar pada saat pembungaan, menjelang pembentukan buah dan mengisap buah, sehingga menimbulkan kerusakkan pada kapsul buah yang sedang berkembang. Di pertanaman jarak pagar ditemukan dua jenis parasit telur yaitu Anastatus sp dan Epiterobia sp. (Widi Rumini/Peneliti )


Tanggal Tayang : 16-6-2006
Sumber : Infotek Jarak Pagar Volume 1, Nomor 1, Januari 2006
     
Ke Artikel Sebelumnya                                     Ke Artikel Selanjutnya
 
   
Copyright@2006. PT. Kreatif Energi Indonesia