JAKARTA- Pemerintah tidak akan memberikan sub-sidi kepada. BUMN atau swasta yang mengembang-kan dan menjual bahan bakar biodiesel.
Staf Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bi-dang Informasi dan Komunikasi R Sukhyar mengatakan, biodiesel bisa diproduksi oleh siapa saja asal memenuhi standar baku mutu yang telah ditetapkan pemerintah.
"Namun, karena jenis bahan bakar tersebut sulit diatur tata niaga-nya, pemerintah menetapkan pro-duk menggunakan harga pasar ( market price, red)," ujar Sukhyar kepada wartawan di Jakarta , Senin (1/5). Sukhyar juga mengatakan, pemerintah tidak akan memberikan insennfunrukpengembangan energi terbarukan tersebut. "Karena prosesnya cukup ekonomis
dan tidak perlu teknologi tertentu, pemerintah tidak memberikan in-sentif," katanya.
Menurut dia, pemerintah telah mengeluarkan standar baku mutu biodiesel, yakni SNI-O4-7i82-2006. Hal ini mengacu pada standar yang pernah dikeluarkan pemerintah Amerika Serikat dan Uni Eropa yang sudah mengem-bangkan biodiesel secaraluas dan memasuki tahap komersialisasi. "Ini sudah dikeluarkan pada Februari lalu," katanya.
Ketetapan-ketetapan itu, lanjut
dia, telah diatur dalam dalam In-truksi Presiden (Inpres) No 1 Ta-hun 2006 tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Bahan Bakar Nabati (Biofuel) sebagai bahan bakar lain. Aturan tersebut dikeluarkan untukmendukung program peng-hematanbahan bakar seiringting-ginya harga minyak dunia.
Karena itu, kata Sukhyar, sangat mudahbagi FT Pertamina (Persero) jika hendak meluncurkan produk biodiesel pada 20 Mei ini. "Pertamina sudah memfliki izin tata nia-ganya, sehingga tinggal memenuhistandar bakumutu saja (SNI, red)," katanya. Sementara, bagi badan usaha baru yang hendak menjual atau mendistribusikan produk biodiesel harus memperoleh perse-tujuan dari Menteri ESDM.
Pada 20 Mei mendatang, Pertamina akan meluncurkan produk bahan bakar minyak (BBM) dari campuranbiodiesel (5-10%) dan solar bersubsidi. Menurut rencana, ter-dapattigaunit SPBUyangakan digu-nakan sebagai proyek pertama pen-jualan produkbiodiesel itu, masing-masing sebanyak 8.999 liter, (ari)
Tanggal Tayang : 5-7-2006
Sumber :
KOMPAS