Biodiesel
   
  Bioethanol
   
  Biomass
   
 
Bagi yang ingin
bertanya apapun
tentang Bioenergi
silahkan klik
live chat kami,
customer support
kami akan
membantu anda


Live chat by Boldchat
Live chat by Boldchat
 
   
 

Counter Stats
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   

PT Astra Agro Lestari Tbk incar saham perusahaan biodiesel di negara yang berada di Benua Eropa untuk menggenjot laba perusahaan.

 

Direkrut Utama PT Astra Agro Lestari Maruli Gultom menyatakan rencana itu merupakan langkah strategis pihaknya untuk menggenjot laba perusahaan melalui bisnis bahan bakar cair tahun ini.

"Kami akan membeli saham beberapa pabrik biodiesel di Eropa yang telah berproduksi sebelum memasuki bisnis biodiesel di Tanah Air," katanya ketika dihubungi Bisnis kemarin.

Menurut dia, dengan memilih Eropa sebagai tujuan investasi untuk energi terbarukan, risiko usaha yang akan ditanggung Astra Agro akan lebih kecil dibandingkan jika membangun pabrik biodiesel di dalam negeri.

Sebab, lanjutnya, pasar produk bahan bakar cair dan gas termasuk biodiesel di Indonesia masih dimonopoli oleh PT Pertamina, sehingga sulit bagi swasta untuk turut memasuki bisnis tersebut.

"Bila kami mengandalkan pasar domestik sangat sulit. Kemungkinan ruginya akan ting-gi. Distribusi bahan bakar cair dan gas masih dikuasai Pertamina," katanya.

Maruli mengungkapkan untuk investasi itu pihaknya telah menyisihkan laba yang diper-oleh perusahaan sepanjang tahun ini, sehingga bukan berasal dari dana pin-jamar,. Namun, dia tidak menyebutkan besarnya nilai investasi yang akan dikelu-arkan.

Direktur Keuangan PT Astra Agro Lestari Julie Syaftari menambahkan apabila dari laba itu ternyata masih kurang, pihaknya baru mengusahakan mencari pinjaman dari pihak luar (eks-ternal). "Tapi kami lihat dulu. Karena ini benar-benar baru rencana. Masih terlalu dini. Detail nilai laba yang akan dialokasikan beluni bisa saya sebutkan," katanya.

Julie mengungkapkan ki-nerja perusahaannya pada rriwulan pertama tahun ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rpl82,2 mili-ar, atau naik 10,3% dari Rpl65,4 miliar pada periode sama tahun sebelumnya. Se-dangkan perolehan penjualan secara year on year naik 20,4% dari Rp724,8 miliar menjadi Rp872,9 miliar.

Dia memaparkan pening-katan kinerja perseroan tersebut didukung oleh kenaikan produksi minyak kelapa sawit 13,9% menjadi 223.000 ton. Pada triwulan Karena itu, dengan penambahan investasi biodiesel tersebut, Maruli optimistis devidei yang akan diterima perusahaan akan mening kat menyusul 80% pasar biodiesel berada c Eropa. Selain itu, kebijakan pemerintah Erop; sangat kondusif bagi investor.

"Mereka [Eropa] memproteksi produsei biodiesel lokal. Jadi apabila kami memiliki per usahaan di sana , pasti akan turut dilindungi Ini kondusif untuk usaha," ungkapnya.

Di samping-itu, tutur Maruli, Astra Agro jug; mendapat keuntungan dengan memiliki akse pasar, teknologi, dan mendapat captive marke untuk CPO [crude palm oil] dengan harga pre mium.

"Akses pasar dan teknologi sangat diperlukan saat nanti kami memulai produksi biodiesel dalam negeri," tambahnya.

Sementara itu, Investor Relations Head F Astra Agro Lestari Tjahyo Dwi Ariantono me nambahkan pihaknya juga tengah menjajal kemungkinan pengembangan beberapa jeni tanaman di Eropa untuk dijadikan bahan baku pembuatan biofuel "Kami juga sedang berusa ha untuk mengajak mitra di Eropa untuk rencana ini," katanya.

Astra Agro, menurut dia, selama ini meng gunakan kelapa sawit untuk pembuatan biofiuel. Dia menyatakan Astra Agro juga tenga mempertimbangkan pembukaan perkebuna jarak pagar di Indonesia , dengan mengintruduksi dari Meksiko dan kawasan Amerika Tengah. (K6)

Tanggal Tayang : 6-7-2006
Sumber : bisnis indonesia

   
 
 
Ke Berita Sebelumnya                                     Ke Berita Selanjutnya
 
   
Copyright@2006. PT. Kreatif Energi Indonesia