Biodiesel
   
  Bioethanol
   
  Biomass
   
 
Bagi yang ingin
bertanya apapun
tentang Bioenergi
silahkan klik
live chat kami,
customer support
kami akan
membantu anda


Live chat by Boldchat
Live chat by Boldchat
 
   
 

Counter Stats
   
Masih Perlu Dikaji, Penggunaan Jarak Pagar untuk Biofuel
 

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), ITB, dan University of Groningen, Belanda, akan mengkaji tuntas tentang Jarak Pagar (Jatropha Curcas), jenis tanaman yang disebut-sebut mempunyai prospek bagus untuk menggantikan minyak bumi sebagai bahan bakar.

"Suatu seminar internasional akan diselenggarakan untuk mengupas budidaya jarak pagar, pengolahan minyak jarak, prospek keekonomian minyak jarak, konversi minyak jarak untuk keperluan non energi seperti untuk farmasi dan industri kimia, hingga kebijakan pemerintah bagi bahan bakar nabati," kata Deputi Kepala BPPT bidang Teknologi Informasi, Energi dan Material, Dr Marzan Aziz Iskandar di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, secara umum rakyat Indonesia sudah mengenal tanaman jarak pagar, namun untuk dibudidayakan sebagai bahan baku biofuel dalam skala besar sebagai perkebunan seperti halnya kelapa sawit, belum pernah dilakukan.

Karena itu, lanjut dia, masih perlu kajian untuk melihat produktivitas dari budidaya jarak pagar apakah akan menguntungkan petani, atau bagaimana sistem pengolahannya agar harganya menjadi lebih murah.

Jarak pagar, ujar Marzan, mendapat perhatian besar karena dapat tumbuh di lahan kritis, bahkan di tanah berpasir dan berbatu sehingga penanamannya dapat dilakukan di jutaan hektar lahan kritis yang tersebar di nusantara.

Seminar internasional bertema Valorization of Jatropha Curcas as Sustainable Resource for Biofuel and Non Energy Utilization tersebut akan diselenggarakan di Auditorium BPPT 20-21 November 2006.

Tanggal Tayang : 22-11-2006
Sumber :

   
 
 
Ke Berita Sebelumnya                                     Ke Berita Selanjutnya
 
   
Copyright@2006. PT. Kreatif Energi Indonesia