Biodiesel
   
  Bioethanol
   
  Biomass
   
 
Bagi yang ingin
bertanya apapun
tentang Bioenergi
silahkan klik
live chat kami,
customer support
kami akan
membantu anda


Live chat by Boldchat
Live chat by Boldchat
 
   
 

Counter Stats
   

Minyak Jarak Siap Digunakan

 

JAKARTA , KOMPAS - Sete- lah melalui penelitian lebih satu tahun, akhirnya bahan bakar mi­ nyak asal biji jarak pagar (Jat- ropha curcas, Linn.) siap digu­nakan.

Peneliti minyak jarak Prof Dr Ir Robert Manurung MSc dari Institut Teknologi Bandung (ITB) mengatakan dalam seminar na-sional jarak oleh Komunitas Tumbuh Bersama di Jakarta, Sabtu (25/2), minyak jarak dapat digunakan langsung tanpa cam-puran sebagai bahan bakar (pure plant oz7/PPO). Seminar dibuka Menneg Ristek Kusmayanto Ka-diman.

Untuk dapat digunakan seba­ gai bahan bakar motor diesel, PPO itu harus melalui penya- ringan dengan membran untuk menghilangkan gum dan residu. Demi mencapai skala ekonomi yang terefisien, Manurung me- nyarankan pertanaman dalam skala 1.000 hektar dengan satu pabrik pengolahan. "Akan tetapi, untuk keperluan rumah tangga fttau kelompok kecil seperti ne- layan, luasan tanaman berapa pun tidak masalah," tambahnya kepada Kompas.

Beberapa pengusaha swasta sudah tertarik mendirikan pabrik pengolahan jarak, sementara Isu- zu—menurut Manurung—sudah mencobakan minyak jarak pada mobil diesel mereka. Juni nanti, National Geographic akan mem- buat perjalanan darat memakai mobil berbahan bakar jarak dari Waikabubak di Sumba ke Jakarta, menempuh lebih dari 1.500 ki­ lometer. .

Menyatukan visi

Pertemuan yang diikuti peja-bat pemerintah, ilmuwan, ka- langan swasta dan organisasi pro- fesi ini, menurut Ketua Him- punan Kerukunan Tani Indone­ sia dan Wakil Ketua Komisi IV DPR Mindo Sianiparj adalah un­ tuk menyatukan visi. Meskipun jarak diakui sangat layak dikem- bangkan sebagai energi terbaru-kan dengan harga murah, dapat ditanam di lahan kritis, dan dapat meningkatkan pendapatan pe- tani, tetapi belum semua pejabat di daerah menyadari potensi itu.

Sementara menurut Manu­ rung, kemungkinan hambatan dalam pengembangan jarak lebih pada masalah sosial, yaitu mem- bangun saling percaya antara pe- tani jarak dengan pengusaha se­bagai prosesor biji jarak. Salah satu cara agar pendapatan petani meningkat adalah mendiversifi- kasi pemanfaatan biji jarak, yaitu juga dipakai untuk pupuk dan pakan ternak. (NMP)

Tanggal Tayang : 10-9-2006
Sumber :

   
 
 
Ke Berita Sebelumnya                                     Ke Berita Selanjutnya
 
   
Copyright@2006. PT. Kreatif Energi Indonesia