Teknik Pemangkasan Tanaman Jarak Pagar untuk Memperoleh Produktivitas Maksimal
Pemangkasan pada tanaman jarak pagar terutama ditujukan untuk membentuk kanopi tanaman seperti semak (payung). Hal ini penting karena tanaman jarak berbunga terminal, sehingga jumlah cabang berkorelasi positif dengan produksi buah dan biji.
Untuk itu, pada akhir tahun 1 lakukanlah pemangkasan pertama dengan memotong tanaman hingga tersisa hanya 30 cm dari permukaan tanah, untuk merangsang pertumbuhan cabang-cabang. Selanjutnya pada akhir tahun 2 lakukanlah pemang-kasan berikutnya dengan memotong cabang-cabang tanaman sepanjang 2/3 bagian dan menyisakan 1/3 bagian cabang-cabang tersebut (Foto 1). Cabang hasil pangkasan tahun kedua ini dapat dipakai sebagai perbanyakan tanaman untuk ditanam di tempat lain. Untuk mendapatkan produktivtas dan kualitas biji yang optimum, jumlah cabang hendaknya dipertahankan maksimal tidak lebih dari 40 cabang per pohon (Foto 2) .
Di samping pemangkasan untuk merangsang pertum-buhan percabangan, pemangkasan juga perlu dilakukan terhadap cabang-cabang yang terserang penyakit, cabang-cabang yang mati atau lemah. Sekali dalam 10 tahun lakukanlah peremajaan (rejuvinasi) dengan cara memotong tanaman setinggi 30 cm dari permukaan tanah (seperti pemangkasan tahun 1). Setelah peremajaan ini tanaman akan segera menghasilkan buah setelah 6-8 bulan kemudian (A. Arivin Rivaie/Peneliti) .
Tanggal Tayang : 23-6-2006
Sumber : Infotek Jarak Pagar Volume 1, Nomor 3, Maret 2006