Tanya:
1.Produksi tanaman jarak pagar dipengaruhi oleh jumlah cabang yang terbentuk pada setiap tanaman dan jumlah buah per tandan, sehingga salah satu teknik budidaya yang harus dilakukan adalah pemangkasan tanaman dalam rangka memperbanyak cabang untuk memperoleh produksi yang optimal.
2.Apakah ada batas jumlah cabang per pohon untuk mendapatkan produkstivitas dan mutu buah jarak pagar yang stabil dan berkelanjuan ? Kalau ada, berapa banyak dan apa akibatnya kalau batas tersebut dilampaui ?
3.Bila jumlah cabang yang ideal pada setiap tanaman jarak adalah 40 cabang, berapa besar produksi biji kering yang dapat diperoleh dari luasan 1 hektar setiap tahunnya ?
Jawab:
1.Hasil penelitian di India menunjukkan bahwa jumlah cabang yang ideal per tanaman pada tanaman jarak pagar adalah 40 cabang dan jumlah buah 10-15 per tandan.
2.Kalau jumlah cabang per pohon lebih dari 40 cabang maka jumlah buah per tandan akan berkurang dan ukurannya mengecil, sehingga akan mempengaruhi mutu biji yang dihasilkan.
3.Bila setiap hektar terdiri atas 2.500 tanaman jarak pagar unggul yang sudah dewasa (umur 4 tahun setelah tanam) dengan kondisi syarat tumbuh (tanah dan iklim) dan pemeliharaan yang optimal maka setiap pohon memiliki 40 cabang, setiap cabang mempunyai 3 tandan buah per tahun, setiap tandan menghasilkan 10-15 buah per tandan (30-45 biji). Dalam kondisi yang demikian, jumlah biji yang akan dihasilkan dari luasan 1 ha adalah 2.500 tanaman x 40 cabang x 3 tandan x (10-15) buah x 3 biji = 9.000.000 - 13.500.5000 biji. Bila 1 kg terdiri atas 2.000 biji kering maka produksi jarak pagar per hektar per tahun adalah 4,5 - 6,75 ton biji kering*).
(Zainal Mahmud/Peneliti Utama)
*) Untuk Indonesia penelitian produktivitas jarak pagar sedang diteliti dan untuk sementara perkiraan produktivitas sekitar 5,0 ton biji kering per hektar per tahun.
Tanya:
Apakah tanaman jarak pagar dapat ditanam di mana saja di Indonesia ? Apakah lahan gambut dapat ditanami jarak pagar ?
Jawab:
1.Jarak pagar (Jatropha curcas L) dapat tumbuh di mana saja di lahan berdrainase dan aerasi baik, tetapi untuk berproduksi optimal memerlukan syarat tumbuh tertentu seperti tinggi tempat < 500 m dpl. (dataran rendah), curah hujan < 1.000 mm/tahun, suhu > 20o C, tanah berpasir, pH 5,5 - 6,5.
2.Sampai sekarang belum ada hasil penelitian yang menyatakan bahwa jarak pagar dapat tumbuh di lahan gambut. Berdasarkan karakter jarak pagar yang tidak tahan genangan sebaiknya pengembangan jarak pagar di lahan gambut pada saat ini jangan dilakukan, kecuali nanti telah ditemukan varietas yang tahan genangan. (Zainal Mahmud/Peneliti Utama)
Tanggal Tayang : 16-6-2006
Sumber : Infotek Jarak Pagar Volume 1, Nomor 1, Januari 2006