Biodiesel
   
  Bioethanol
   
  Biomass
   
   
   
   
   
   
   
  Pemprov Dukung Penggunaan Biodiesel dan BBG
 

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta men-kung penerapan bahan bakar bati biodiesel dan bahan bakar 5 (BBG) untuk kendaraan ber-ator di Jakarta mulai 20 Mei 06. Bahan bakar alternatif itu pat mengurangi polusi udara rena ramah lingkungan. 'Saya dukung dua-duanya (Biodisel dan BBG, red). Nanti, ting-1 pilih. Yang mau gunakan gas, akan. Biodiesel juga silakan," kata ibernur DKI Jakarta Sutiyoso di ilai Kota , Jakarta , Rabu (17/5). Untuk mendukung kebijakan merintah itu, Sutiyoso akan ter-sih dahulu mencanangkan penguinaan BBG pada angkutan mini pada 20 Mei. Pengisian 3G secara simbolis akan dilakukan pada busway, taksi, mikrolet, bajaj. "Tapi, mobil saya juga tuh," ujar dia. Hal yang sama juga dikatakan
Tanggal Tayang :11-7-2006
Sumber :

 
===============================================================
  Biodiesel Tunggu Pengesahan
 
JAKARTA , KOMPAS - Syarat mutu bahan bakar biodiesel yang ditunggu para pengusaha dan investor diharapkan segera keluar karena sudah di Badan Standardisasi Nasional. Berdasarkan prosedur, Dirjen Minyak dan Gas Bumi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral baru dapat memberlakukan syarat mutu setelah disahkan BSN
Tanggal Tayang :11-7-2006
Sumber :

 

===============================================================

  Minyak Nabati Siap Gerakkan Mesin Diesel
 
SELAMA ini minyak goreng lebih dikenal sebagai produk untuk memasak. Ternyata, manfaat minyak goreng bukan hanya untuk membuat makanan terasa gurih. Minyak dari kelapa sawit ini telah menjadi bahan bakar alternatif, khususnya untuk mesin diesel.
Tanggal Tayang :11-7-2006
Sumber :

 

==============================================================

  Biodiesel Segera Direalisas
 

MEDAN ,Kompas - Pengembangan energi alternatif semakin mendesak dilakukan minimal dua alasan, makin meningkatnya harga minyak bumi di pasaran dunia dan subsidi bahan bakar minyak yang secara perlahan mulai dilepas. Akibatnya, harga mi­nyak menjadi mahal sehingga ki-ni mulai diperlukan untuk merealisasikan penggunaan energi terbarukan biodiesel untuk mengganti BBM.
Tanggal Tayang :28--8-2006
Sumber :

  ===============================================================
  Harga Biosolar Sama dengan Solar Subsidi
 
JAKARTA , KOMPAS - PT Pertamina akan menjual solar yang telah dicampur dengan bio-diesel atau biosolar dengan harga Rp 4.300 per liter atau sama dengan solar subsidi.
Tanggal Tayang :28--8-2006
Sumber :

  ===============================================================
  Menunggu Ketentuan Kadar Campuran
 

JAKARTA , KOMPAS - Kebijakan pemerintah terkait kebijakan energi nasional dinilai se-bagai langkah positif untuk mengembangkan bahan bakar alternatif. Namun, kebijakan itu belum lengkap tanpa keputusan tentang kepastian kadar campur-an biodiesel dan bioetanol pada minyak solar dan bensin.
Tanggal Tayang :28--8-2006
Sumber :

  ===============================================================
  Perusahaan yang Meriset Iptek Dapat Insentif
 

JAKARTA, KOMPAS - Dua program penguatan dan pengem­bangan energi alternatif mulai tahun 2006 akan makin diting-katkan oleh Kantor Menteri Ne-gara Riset dan Teknologi.
Tanggal Tayang :28--8-2006
Sumber :

  ===============================================================
  Harga CPO Mulai Bergerak Naik
 

JAKARTA , KOMPAS - Harga minyak sawit mentah di, pasar dunia mulai naik, dipicu permintaan dunia untuk keperluan biodiesel. Situasi itu menepis kecemasan be-berapa kalangan di awal tahun ini yang memperkirakan harga CPO masih akan tertekan. Harga CPO diperkira-kan bisa mencapai 1.600 ringgit (389 dollar AS) per ton.
Tanggal Tayang :28--8-2006
Sumber

  ===============================================================
 
 

JAKARTA - Scbanyak 11 investor telah nicndapatkan izin dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (15KPM) untuk membangun pabrik biodicsel dan bioetanol di seluruh wilayah Indonesia .Diperkirakan, investasi untuk setiap pabrik mencapai Rp 300 miliar dengan kapasitas produksi per tahun sekitar 50.000 - 150.000 kiloliter.
Tanggal Tayang :28--8-2006
Sumber

  ===============================================================
  Indonesia Kaya Bahan Baku Tapi Low Profile
 
pengembangan biofuel dinilai sangat penting, bahkan sudah menjadi kesadaran olektif global, termasuk bagi egeri yang kurang kompetitif alam mengembangkan energi ari sumber bahan baku nabati. ontohnya Amerika Serikat (AS). Mcnurut Organisasi Pangan an Pertanian Dunia (FAO), Ne-sri Paman Sam tersebut tidak Dmpetitif mengembangkan bio-lel, baik berupa biodiesel mau-an bioethanol,
Tanggal Tayang :28--8-2006
Sumber

 
 
10 Berita Sebelumnya                                                 10 Berita Berikutnya
   
 
   
Copyright@2006. PT. Kreatif Energi Indonesia