| |
|
| |
Indonesia Kuasai Teknologi Pembangunan Pabrik Biodisel |
| |
JAKARTA - Indonesia sudah sepenuhnya menguasai teknologi pembuatan pabrik biodiesel (bahan bakar nabati pengganti solar, red), khususnya untuk skala kecil dan menengah hingga 15 ton per hari (5.000 ton per tahun).
Tanggal Tayang :29-8-2006
Sumber : Anatara |
| |
=============================================================== |
| |
Inpres energi alternatif dan hasil pertanian disiapkan |
| |
KUDUS: Pemerintah segera mcngeluarkan Instruksi Presi-den (Inpres) tentang penggu-naan energi alternatif sebagai upaya memperdayakan hasil pertanian dan agribisnis untuk bahan baku produksi minyak biodiesel dan bioetanol.
Tanggal Tayang :29-8-2006
Sumber : Bisnis Indonesia |
| |
=============================================================== |
| |
Investasi Biodiesel 25 Juta Dollar AS |
| |
JAKARTA-KOMPAS - PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk dan PT Rekayasa Industri membentuk perusahaan patungan untuk membangun pabrik biodiesel. Pabrik yang direncanakan berkapasitas 60.000 ton hingga 100.000 ton biodiesel per tahun itu akan dibangun dengan investasi bernilai sekitar 25 juta dollar AS.
Tanggal Tayang :29-8-2006
Sumber : Kompas |
| |
=============================================================== |
| |
Komitmen Pemda untuk Tanam Jarak |
| |
JAKARTA , KOMPAS - Komitmen pemerintah daerah sa-ngat dibutuhkan agar masyara-kat, terutama di pedesaan dan kawasan pesisir pantai, tergerak untuk menanami jarak pagar atau Jatropha curcas. Tanpa komit-men, dikhawatirkan biji jarak itu dijadikan komoditas yang me-nyebabkan harga jual minyak jarak jauh lebih tinggi dari solar.
Tanggal Tayang :29-8-2006
Sumber : Kompas |
| |
=============================================================== |
| |
Konsumsi biodiesel akan naik signifikan |
| |
JAKARTA : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) memperkirakan pada 2009 konsumsi biodiesel akan meningkat signifikan hingga 720.000 kiloliter (kl), dan untuk pengembangannya dibutuhkan investasi sekitar Rpl,904 triliun.
Tanggal Tayang :29-8-2006
Sumber : Kompas |
| |
=============================================================== |
| |
Menanam Bahan Bakar di Kebun Kita |
| |
Dua perusahaaa asal Australia siap beroperasi membuat biodiesd dan enam lainnya te-ngah mengantre memehon izin. Produk mereka hanya untuk keperluan ekspor. Ini gara-gara kita terlambat menggarap pemanfaatan energi alternatif.
Tanggal Tayang :29-8-2006
Sumber : |
| |
=============================================================== |
| |
Menanam jarak tak atasi kemiskinan |
| |
JAKARTA : Gerakan nasi-onal penanaman pohon jarak untuk bahan baku minyak na-bati (biofeul) tidak dapat dija-dikan sebagai program alter-natif bagi pengentasan kemis-kinan rakyat karena nilai eko-nomi komoditas itu rendah.
Tanggal Tayang :29-8-2006
Sumber : |
| |
=============================================================== |
| |
Minyak Jarak untuk Desa |
| |
Pemerintah menargetkan penggunaan minyak jarak sebanyak 150 liter per hari di pedesaan yang warganya terpaksa membeli minyak tanah dengan harga di atas Rp 5.000 per liter. Pedesaan itu terutama berada di wilayah Selatan Pulau Jawa dan Kawasan Indonesia Timur.
Tanggal Tayang :29-8-2006
Sumber : |
| |
=============================================================== |
| |
Pemerintah Siapkan Rp 70 Miliar untuk Biodiesel |
| |
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 70 miliar untuk membangun empat pabrik pengolah biodiesel berbahan minyak jarak dan minyak kelapa sawit mentah atau CPO.
Tanggal Tayang :29-8-2006
Sumber : Kompas |
| |
=============================================================== |
| |
Permintaan Minyak Jarak Tak Terbatas |
| |
"Berapa pun jumlahnya (minyakjarak, red), kami tampung," kata IrJohar Wimhadi, asisten manajer Departemen Procurement PTEterindo Wahanatama. Perusahaan itu memang tengah memburu minyakjarak sebagai bahan biodieselyang banyak dibutuhkan berbagai industridan kendaraan.
Tanggal Tayang :29-8-2006
Sumber :Trubus |
| |
=============================================================== |
| |
Sejumlah BUMN siap pakai biodiesel |
| |
JAKARTA : Meski pengembangan biodiesel secara komer-sial masih mengalami banyak hambatan, kemarin BPPT me-nandatangani sejumlah kes-pakatan dengan beberapa badan usaha milik negara (BUMN).
Tanggal Tayang :29-8-2006
Sumber :Bisnis Indonesia |
| |
|
|
| |
|
| |
|