Biodiesel
   
  Bioethanol
   
  Biomass
   
   
   
   
   
   
   
   
   
Minyak Nabati, Energi Ramah Lingkungan
 


Ratna Ariyanti (Direktur Energi Terbarukan dan Konservasi Energi Ditjen Listrik dan Pemanfaatan Energi) mengatakan: “ Saat ini untuk pengesahan standardisasi biofuel jenis biodiesel dan bioethanol tinggal menunggu keputusan Dewan Standarisasi Nasional (DSN)”.

Ratna menjelaskan, bahwa dengan diterbitkannya standarisasi untuk kedua jenis energi alternatif tersebut akan dapat memberikan kenyaman kepada para konsumen. Standarisasi ini, dikatakan oleh Ratna adalah sangat diperlukan, mengingat bahan baku biofuel berasal dari berbagai macam tanaman yang mempunyai karakteristik yang berbeda.

“ Jika hasil biofuel ini nantinya akan dijual kemasyarakat luas secara sembarangan, tanpa adanya standarisasi, dikuatirkan dampaknya akan merusak mesin”. Ujar Ratna.

Lima tahun kedepan, Cadangan minyak di Indonesia akan habis.

Menurut Ratna, saat ini cadangan minyak yang ada di Indonesia hanya tinggal 4,9 milyar barrel. Kemudian dengan tingkat produksi saat ini yang sekitar 550 juta barrel per tahun, maka diperkirakan dalam waktu lima tahun kedepan, cadangan minyak itu akan habis.

Oleh karena itu, Pemerintah terus berupaya memacu pengembangan energi alternatif yang berasal dari bahan nabati, seperti halnya biodiesel dan bioethanol. Energi alternatif ini memang belum sepenuhnya dapat menggantikan BBM yang ada, namun dengan menggunakannnya sebagai campuran, maka pemakaian BBM di Indonesia dapat dihemat.

“ Biofuel ini hanya akan didijadikan sebagai bahan campuran BBM, dengan perbandingan sekitar 40% biofuel dan 60% BBM”. kata Agus Eko Tjahyono ( Kepala Balai Besar Teknologi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Biodiesel, dapat dibuat dari kelapa sawit dan biji jarak. Sedangkan bahan baku bioethanol adalah dari jagung, singkong dan tebu. Menurut Agus, kini di Indonesia sudah ada lima perusahaan besar yang sudah memproduksi bioethanol, yaitu: PT.Aneka Kimia Nusantara, PT. Indo Acindatama, PT Indo Lampung Distillery, PT. Molinndo dan PT Perkebunan Nusantara XI. Kesemuanya menggunakan bahan baku tetes tebu.

Tanggal Tayang : 19-6-2006
Sumber : Kadin

   
   
 
 
Ke Artikel Sebelumnya                                     Ke Artikel Selanjutnya
 
   
Copyright@2006. PT. Kreatif Energi Indonesia